Bupati Eka Putra Hadiri Rakor BP BUMN untuk Percepatan Investasi Daerah

Dalam upaya meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan Badan Pengelola BUMN (BP BUMN), Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada Rabu (15/4/2026) di Kantor BP BUMN, Jakarta. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, yang juga menjabat sebagai COO BPI Danantara, serta para kepala daerah dari seluruh Sumatera Barat.
Pentingnya Percepatan Investasi Daerah
Agenda utama dari rakor ini adalah membahas percepatan investasi daerah, yang menjadi fokus utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Barat. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, juga turut serta dalam diskusi ini, menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menarik investasi.
Dony Oskaria menekankan bahwa perhatian terhadap percepatan investasi di berbagai sektor menjadi sangat krusial, terutama mengingat pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang melambat menjadi 3,4 persen pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa investasi yang masuk ke dalam sektor-sektor produktif masih belum optimal.
Strategi untuk Meningkatkan Investasi
Dalam paparan Dony, ia menggarisbawahi beberapa langkah strategis yang perlu diambil untuk mendorong investasi:
- Penguatan hilirisasi produk lokal
- Pembukaan akses infrastruktur yang lebih baik
- Penciptaan ekosistem investasi yang transparan dan berkelanjutan
- Pengembangan sumber daya manusia lokal
- Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta
Menurutnya, jika langkah-langkah tersebut tidak segera diimplementasikan, Sumatera Barat berisiko mengalami stagnasi dalam pertumbuhan ekonominya.
Dony juga menegaskan bahwa investasi yang masuk ke wilayah Sumatera Barat harus memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Keterlibatan tenaga kerja lokal dan kontraktor setempat sangat penting untuk memastikan bahwa manfaat dari investasi tersebut tidak hanya mengalir ke luar daerah.
Komitmen Bupati Eka Putra untuk Menarik Investasi
Setelah pertemuan, Bupati Eka Putra mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menerima tawaran beberapa peluang investasi yang akan difasilitasi melalui Danantara dan BP BUMN. Ia sangat optimis bahwa peluang ini dapat terealisasi dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerahnya.
Eka Putra menekankan komitmennya untuk mendukung dan menyambut baik investor yang ingin berinvestasi di Sumatera Barat, khususnya di Tanah Datar. Hal ini sejalan dengan arahan Dony Oskaria, yang merupakan putra daerah, untuk mendorong investasi yang berdampak langsung pada masyarakat.
Pentingnya Proses Perizinan dan Infrastruktur
Seluruh kepala daerah di Sumatera Barat juga sepakat untuk mempercepat proses perizinan, memastikan ketersediaan lahan yang bersih dan jelas, serta bertindak sebagai problem solver bagi para investor. Salah satu proyek prioritas yang diusulkan adalah pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru, yang diharapkan mampu mengurangi keterisolasian wilayah dan menekan biaya logistik.
Peran Investasi dalam Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Mahyeldi Ansharullah sebelumnya juga menekankan pentingnya investasi sebagai kunci untuk mengatasi stagnasi pertumbuhan ekonomi di daerah. Ia menyerukan perlunya langkah-langkah inovatif dalam memperkuat investasi dan melakukan transformasi ekonomi di Sumatera Barat.
Pentingnya pendekatan yang lebih proaktif dari para kepala daerah juga disoroti. Mereka diharapkan tidak hanya menawarkan potensi daerah, tetapi juga memastikan realisasi investasi yang konkret di lapangan. Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa Sumatera Barat dapat bersaing secara efektif dengan daerah lain dalam menarik investasi.
Kesimpulan dan Harapan ke Depan
Dengan adanya rakor ini, diharapkan akan ada peningkatan dalam sinergi antara pemerintah daerah dan BP BUMN, yang pada akhirnya akan mempercepat investasi daerah. Bupati Eka Putra dan para kepala daerah lainnya berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para investor, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terwujud dengan baik.
Investasi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat adalah tujuan akhir dari semua upaya ini. Ke depannya, diharapkan Sumatera Barat tidak hanya menjadi daerah yang kaya akan sumber daya, tetapi juga mampu menarik investasi yang dapat menjadikan daerah ini sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional.






