Presiden Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Melalui Pemkab Langkat

Sebagai tindak lanjut dari tragedi banjir yang melanda Kabupaten Langkat, Presiden Republik Indonesia telah mengambil langkah proaktif dengan menyalurkan bantuan melalui pemerintah kabupaten setempat. Tindakan ini merupakan bukti nyata dari kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat yang terdampak oleh bencana alam ini.
Bantuan Presiden untuk Korban Banjir
Amril, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, menjadi perwakilan pemerintah daerah untuk menyalurkan bantuan dari Presiden ini. Penyerahan bantuan dilakukan di Rumah Dinas Bupati Langkat pada hari Selasa, 17 Maret 2026. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah berjuang pulih dari dampak banjir.
Proses penyaluran bantuan ini diawali dengan penandatanganan berita acara oleh Sekdakab Langkat dan dr Amran, Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri. Tanda tangan ini menandai dimulainya penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Langkat yang terdampak banjir.
Rincian Bantuan untuk Korban Banjir
Sekdakab Langkat menyerahkan secara simbolis bantuan dari Presiden kepada sepuluh perwakilan warga yang terdampak banjir. Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan mencapai 10.000 paket perlengkapan ibadah dan pakaian. Paket tersebut berisi Al-Qur’an, sajadah, kain sarung, mukena, celana, jaket, kaos, kemeja, dan jilbab.
Tujuan Penyaluran Bantuan
Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan mendukung proses pemulihan pasca bencana. Bukan hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek spiritual mereka, yang juga penting dalam proses pemulihan.
Penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Sosial Langkat Taufik Rieza, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Langkat Wahyudiharto, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat M Ansyari, dan Kepala Bagian Kesra Muhammad Suhaimi.
Kondisi Terkini Wilayah Terdampak Banjir
Sekdakab Langkat memaparkan kondisi terkini wilayah terdampak banjir di Langkat. Dari total 23 kecamatan yang ada, sebanyak 16 kecamatan mengalami dampak banjir dengan jumlah rumah warga yang terendam mencapai sekitar 13.000 unit.
Pernyataan Direktur Amran
Menanggapi kondisi tersebut, Direktur Amran menyampaikan rasa duka citanya dan empati terhadap masyarakat Langkat yang terkena dampak banjir. Bantuan berupa 10.000 paket perlengkapan ibadah dan pakaian ini adalah manifestasi dari kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat yang terdampak.
“Saya ingin mengucapkan belasungkawa atas bencana banjir yang menimpa Kabupaten Langkat. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian kami untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.