Rakor Pendidikan: Bupati Dorong Kepsek untuk Reformasi Kinerja Guru secara Efektif

Pendidikan yang berkualitas merupakan pilar utama dalam menciptakan generasi unggul, namun sering kali terhalang oleh berbagai faktor. Salah satu tantangan terbesar adalah kinerja guru dan kepala sekolah yang belum optimal. Dalam sebuah rapat yang dipimpin oleh Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, terungkap bahwa untuk mencapai reformasi kinerja guru, dibutuhkan integritas, kedisiplinan, dan mental yang kuat dari para pemimpin pendidikan di lapangan.
Rapat Peningkatan Kinerja Kepala Sekolah
Pada hari Selasa, 31 Maret 2026, Bupati Deli Serdang mengadakan rapat untuk meningkatkan kinerja kepala sekolah di Grha Bhineka Perkasa Jaya, Lubuk Pakam. Rapat ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, Sekretaris Daerah Deli Serdang, Dedi Maswardy SSos MAP, serta para pejabat terkait, kepala sekolah dari seluruh SD dan SMP, Dewan Pendidikan, Camat, dan jajaran Dinas Pendidikan setempat.
Dalam kesempatan ini, Bupati menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana yang lengkap, tetapi juga pada sikap dan komitmen dari para pendidik. Lingkungan belajar yang berkualitas dapat tercipta melalui disiplin dan keinginan untuk memberikan yang terbaik bagi siswa.
Pentingnya Mental dan Integritas dalam Pendidikan
Bupati Asri menekankan bahwa untuk menciptakan lingkungan belajar yang disiplin, kepala sekolah dan guru harus memiliki mental yang kuat. Ia menyatakan, “Tanpa perlu menunggu kelengkapan fasilitas, kita harus bisa menghadirkan suasana belajar yang baik. Yang terpenting adalah hati dan mental dari para pendidik.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa kualitas pendidik jauh lebih penting dibandingkan dengan fasilitas fisik yang ada.
Fokus pada Kualitas Lulusan
Salah satu poin penting yang ditekankan oleh Bupati adalah perlunya fokus pada kualitas lulusan daripada kuantitas. Ia berpendapat bahwa pendidikan seharusnya dapat melahirkan generasi yang tidak hanya banyak, tetapi juga berkualitas. “Kita tidak membutuhkan seribu lulusan jika semuanya tidak berkualitas. Lebih baik memiliki sedikit lulusan yang bisa menjadi pemimpin di masa depan,” ujarnya.
Menjadikan Sekolah Sebagai ‘Rumah Kedua’
Bupati juga meminta kepada kepala sekolah untuk menjadikan sekolah sebagai “rumah kedua” bagi siswa. Hal ini berarti menciptakan lingkungan yang penuh perhatian dan kasih sayang, terutama bagi mereka yang menghadapi masalah di rumah. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar.
Implementasi Sistem Penilaian 360 Derajat
Untuk meningkatkan evaluasi kinerja guru, Bupati mengusulkan penerapan sistem penilaian 360 derajat. Sistem ini melibatkan berbagai pihak, termasuk peserta didik dan orang tua, untuk memberikan penilaian terhadap guru. “Kita perlu melibatkan murid dalam penilaian terhadap guru mereka, begitu juga orang tua dan rekan sejawat. Ini akan menunjukkan apakah seorang guru masih layak untuk mengajar,” tegasnya.
Pencegahan Praktik Penggantian Tugas
Dalam rapat tersebut, Bupati juga menyoroti masalah praktik penggantian tugas guru yang dilakukan oleh pihak lain. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut akan ditindak tegas, termasuk memberikan sanksi kepada kepala sekolah yang terlibat. “Tidak ada toleransi untuk penggantian tugas guru. Jika ada yang melanggar, kepala sekolah juga akan diambil tindakan,” ujar Bupati, menunjukkan komitmennya untuk menjaga integritas dalam pendidikan.
Penguatan Pengawasan dan Disiplin
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan disiplin dan pengawasan, Bupati menginstruksikan kepada kepala sekolah untuk mendokumentasikan aktivitas siswa setiap pagi. Selain itu, Dewan Pendidikan juga diminta untuk turun ke lapangan dan melakukan pengawasan di sekolah-sekolah. Langkah ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi di lapangan dan membantu dalam melakukan perbaikan yang diperlukan.
Target Perubahan dalam Tiga Bulan
Bupati menargetkan agar dalam waktu tiga bulan ke depan, ada perubahan signifikan dalam evaluasi dan pembenahan menyeluruh di sektor pendidikan. Ini merupakan langkah konkret untuk mencapai reformasi kinerja guru yang diharapkan dapat berpengaruh positif terhadap kualitas pendidikan di Deli Serdang.
Kesimpulan Rapat dan Langkah Selanjutnya
Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo, menegaskan bahwa tujuan dari rapat ini adalah untuk menyamakan persepsi terkait permasalahan yang ada dalam dunia pendidikan. Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas guru dan manajemen sekolah. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan reformasi kinerja guru dapat tercapai, sehingga pendidikan di Deli Serdang dapat menuju arah yang lebih baik.
Dengan komitmen dan kerjasama antara semua pihak yang terlibat, reformasi kinerja guru bukanlah hal yang mustahil. Kesadaran akan pentingnya pendidikan yang berkualitas adalah langkah awal menuju perubahan yang signifikan bagi generasi mendatang.



