Balai Pertanian MakassarCetak Sawah LuwuIrigasi PertanianLuwuMuh Dhevy Bijak PawinduWabup Luwu

Tingkatkan Hasil Pertanian Melalui Sinergi Pemkab Luwu dan Pemerintah Pusat dalam Pembangunan Irigasi

Upaya untuk meningkatkan hasil pertanian di Kabupaten Luwu terus menjadi fokus utama bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, sinergi antara Pemkab dan pemerintah pusat sangat diperlukan, terutama dalam pengembangan infrastruktur irigasi yang esensial untuk menunjang produktivitas pertanian daerah.

Kunjungan Kerja yang Strategis

Komitmen untuk meningkatkan hasil pertanian semakin jelas saat Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, menyambut kunjungan kerja Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Makassar, Rustan Massinai. Pertemuan ini berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Luwu di Kelurahan Pammanu pada Jumat, 3 April 2026, dan menjadi momen penting dalam perencanaan program pertanian.

Agenda utama pertemuan ini mencakup pembahasan mendalam mengenai kelanjutan program pencetakan sawah baru. Rencana peninjauan lapangan juga menjadi sorotan untuk mengevaluasi kondisi infrastruktur irigasi yang ada.

Evaluasi Infrastruktur Irigasi

Langkah evaluasi ini bertujuan untuk mengukur potensi optimalisasi lahan pertanian di wilayah Kabupaten Luwu. Rustan Massinai menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan kunjungan langsung ke lapangan untuk menilai situasi di area persawahan, terutama yang mengalami masalah kekeringan akibat kerusakan saluran irigasi.

“Kami datang untuk menyaksikan langsung kondisi di lapangan karena ada beberapa hal yang ingin kami evaluasi terkait pencetakan sawah. Kami berharap mendapatkan dukungan untuk mengawal bersama program ini,” ungkap Rustan Massinai.

Program Pencetakan Sawah Baru

Berdasarkan Survey Investigasi dan Desain (SID) tahun 2025, Rustan menjelaskan bahwa program pencetakan sawah baru direncanakan untuk mulai dieksekusi pada tahun 2026. Proses pengerjaannya akan dirancang secara komprehensif agar lahan dapat segera siap tanam dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Untuk Kabupaten Luwu, terdapat dua paket utama dalam program pencetakan sawah ini. Paket pertama mencakup wilayah selatan seluas 143,23 hektare yang terbagi dalam delapan kecamatan. Sedangkan paket kedua ditujukan untuk wilayah Walmas seluas 304,81 hektare yang meliputi tiga kecamatan.

Peluang Optimalisasi Lahan

Pihak balai juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengajukan usulan optimalisasi lahan. Selain itu, mereka juga berencana melakukan survei tambahan untuk lokasi pembangunan irigasi baru yang diperlukan untuk mendukung peningkatan hasil pertanian.

  • Optimalisasi lahan pertanian yang sudah ada.
  • Pembangunan irigasi baru untuk meningkatkan distribusi air.
  • Perbaikan jaringan pengairan yang rusak.
  • Survei tambahan untuk lokasi irigasi baru.
  • Pengajuan usulan dari masyarakat terkait kebutuhan irigasi.

Untuk perbaikan jaringan pengairan, proposal yang mencakup tiga fokus kegiatan telah disampaikan dan kini tengah dalam proses verifikasi serta validasi di tingkat direktorat. Usulan tersebut meliputi 23 titik irigasi tersier, empat titik irigasi perpompaan, dan tiga titik irigasi perpipaan.

Sinergi Antara Pemerintah Daerah dan Pusat

Menanggapi pemaparan tersebut, Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, menekankan pentingnya menjalin sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Ini sangat diperlukan untuk mendukung pembangunan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

“Kami berharap sinergitas antarlembaga dapat terjaga dengan baik. Kabupaten Luwu memerlukan perhatian khusus dari Kementerian Pertanian, mengingat luasnya wilayah pertanian kami,” ujarnya dengan penuh harap.

Dhevy menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus proaktif dalam mengawal dan mendorong berbagai usulan program teknis demi kepentingan masyarakat luas, khususnya para petani lokal. “Dengan program cetak sawah ini, kami bersyukur karena masih banyak wilayah kami yang membutuhkan,” lanjutnya.

Dukungan Infrastruktur untuk Pertanian

Menurutnya, ketersediaan dukungan sarana pembangunan infrastruktur irigasi akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen di Kabupaten Luwu. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian secara signifikan, sehingga kesejahteraan masyarakat petani dapat terjamin.

Kegiatan audiensi dan peninjauan lapangan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu. Kehadiran para pemimpin daerah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan hasil pertanian dan memperhatikan kebutuhan petani.

Harapan untuk Masa Depan Pertanian di Luwu

Pemkab Luwu menaruh harapan besar agar seluruh program yang telah dirancang dapat berjalan optimal. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat, serta kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dengan lebih baik.

Masyarakat petani di Kabupaten Luwu sangat mengharapkan dukungan yang nyata dari pemerintah, baik dalam hal infrastruktur maupun program-program yang dapat mendukung peningkatan hasil pertanian mereka. Dengan upaya kolaboratif ini, Kabupaten Luwu berpotensi untuk menjadi salah satu daerah yang unggul dalam sektor pertanian di Indonesia.

Back to top button